ANALISA USAHA BISNIS LELE
A. Asumsi
1. Pembesaran Lele menggunakan sistem padat tebar tinggi (200 ekor/m²).
2. Pemeliharaan berlangsung selama 3 bulan.
3. Pemeliharaan lele menggunakan kolam tanah milik sendiri berukuran 20 x 10 = 200 m² kedalaman 1 meter.
4. Benih yang digunakan ukuran 7 cm @ Rp. = 150 rupiah
5. Jumlah benih yang digunakan 200 ekor X 200 m² = 40.000 ekor
6. jumlah pakan yang dibutuhkan untuk satu periode pemeliharaan = 12.000 kg
harga pelet Merk MG (untuk ukuran 14 cm) = 6.500 per kilo
Harga Limbah= 2.000 per kilo
harga pelet F999 (untuk ukuran 7 cm) = 11.500 per kilo
JUAL bibit LELE
hubungi :
08568119034-agung-
087877363990-babet-
B.
Biaya Investasi
NO
KOMPONEN
Biaya (Rp)
1.
Pembuatan kolam tanah ukuran 20 X 10 m
800.000
2.
Peralatan
Mesin diesel
1.600.000
slang untuk mesin diesel
200.000
5 ember plastik @ Rp.15.000
75.000
2 seser @50.000
100.000
1 hapa
300.000
TOTAL
3.075.000
C.
Biaya Produksi
1.
Biaya Tetap
NO
Komponen
Penyusutan (Rp.)
1.
Pembuatan kolam tana ukuran 20 X 10 m
100.000
2.
Peralatan
Mesin diesel
100.000
selang untuk mesin diesel
50.000
5 ember plastik @15.000
18.750
2 seser @50.000
25.000
1 hapa
75.000
TOTAL
368.750
2.
Biaya Variable
NO
Komponen
Biaya (Rp)
1.
Benih Lele
40000 ekor
6.000.000
2.
Pakan 4 Ton
4000 kg
26.000.000
3.
pupuk kandang 1 karung
5.000
4.
kapur
6.000
5.
obat-obatan dan vitamin
80.000
6.
solar
50.000
7.
tenaga kerja temporal
300.000
8.
Limbah (sosis,ayam mati)
8000 kg
16.000.000
9.
dana tak terduga
500.000
10.
pelet f 999 sampai dengan
80 kg
920.000
ukuran 14 cm(2 minggu)
TOTAL biaya produksi
49.861.000
TOTAL BIAYA PRODUKSI
Rp.
368.750
Biaya tetap
Rp.
49.861.000
Biaya variable
Rp.
50.229.750
TOTAL
D.PENDAPATAN
1.
Hasil Panen Lele konsumsi 95% dari jumlah pakan pelet yang diberikan selama satu periode
pemeliharaan yakni 95 % x 6000 kg (4000 kg pelet dan limbah dihitung 2000 kg) = 5700 kg
2.
Harga jual lele kunsumsi (ukuran 7-8 ekor/kg) Rp.10.500
pendapatan = Hasil panen konsumsi x Harga jual lele konsumsi per kg
Rp.5.700/
kg
Panen
Rp.10.500
Harga jual pasar
Rp.5.9850.000
TOTAL
E.
KEUNTUNGAN
Keuntungan = total pendapatan- total biaya produksi
Rp.59850000
(PENDAPATAN)
Rp.50.229.750
(PENGELUARAN)
Rp.9.620.250
Sabtu, 10 Maret 2012
bisnis digital printing
Peluang usaha memang selalu ada. Contohnya dengan makin maraknya HP berkamera yang dijual dengan harga murah, menjadikan trend dikalangan remaja, ini bisa menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan bila kita pandai memanfaatkan momen ini, seperti dengan membuka Studio Photo kecil-kecilan. Bidang usaha cetak foto digital adalah bisnis yang sangat prospektif dan menguntungkan. Apalagi dengan teknologi digital saat ini, foto dengan mudah dapat dimanipulasi, retouch (diperbaiki) diberikan variasi disain, huruf dsb sehingga dapat lebih menarik lagi.Dengan teknologi digital, hasil foto fotografer amatir-pun dapat berkesan “professional”.
Sayangnya investasi mesin cetak, konvensional maupun digital sangatlah mahal, berkisar ratusan juta hingga milyaran rupiah. Dengan investasi yang sangat besar, tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama bagi anda untuk mencapai break event point (kembali modal). Belum lagi faktor lain seperti service, perawatan & spare parts mesin yang tidaklah murah.
Dalam situs ini, saya ingin berbagi pengalaman dengan rekan-rekan yang ingin memulai usaha dengan modal yang sangat kecil, karena mungkin sebagian alat sudah tersedia di rumah dan kurang termanfaatkan secara maksimal, usaha studio photo mini ini mudah mudahan dapat menjadi pilihan alternative untuk memulai berwirausaha.
Saya sendiri awalnya coba-coba membuka usaha ini, tapi setelah 3 tahun berjalan, hasilnya lumayan. saya bisa mendapatkan keuntungan bersih 2 – 3 juta / bulan, usaha ini diberi nama GUN’S Photo Studio, Spesialis menawarkan paket photo hemat dan murah, yaitu di Photo+Cetak 2R hanya 1.000,- dengan trik seperti ini ternyata menarik banyak kalangan terutama konsumen menegah bawah, seperti anak-anak, remaja dan orang tua yang ingin mengabadikan photo anaknya, karena dengan harganya yang 1000 rupiah sangat murah. akan tetapi kenyataannya 1 orang konsumen minimal 4 – 6 x photo, ya mungkin karena murah tadi, “jadi mumpung harganya murah dan mumpung di studio” kata konsumen.
Selain menawarkan paket hemat photo 1.000 dan PAS PHOTO 5.000 langsung jadi , saya juga menerima cetak dari HP, kamera, Flashdisk dll, dan ini juga menarik minat konsumen karena dengan spanduk nama STUDIO PHOTO, terkesan usaha saya ini spesialis dalam mencetak photo, ditambah dengan berbagai vareasi Frame yang bagus dan lucu-lucu sehingga mereka lebih tertarik.
Untuk bisa memulai usaha ini tidaklah rumit, anda tinggal belajar sedikit mengoprasikan program photo editing, lalu memberikan vareasi frame pada photo yang akan dicetak berikut adalah analisis usaha studio photo mini.
ANALISIS PELUANG USAHA
INVESTARI AWAL
• 1 Set Komputer Core to Duo 7400 Rp. 4.000.000,-
• Kamera Digital Poket 7MegaPixel, Rp. 1.000.000,-
• Priter Photo EPSON R230X (sudah di infus), Rp. 1.700.000,-
• Alat Trasfer dari HP (Bluetooth, InfraRed, CardRider,dll), Rp. 100.000,-
• Meja Komputer dan Layar Background Rp. 400.000,-
• Biaya kursus atau Pelatihan Edit & Cetak Photo Rp. 800.000,
• Total Biaya INVESTASI Rp. 8.000.000,-
BIAYA OPERASIONAL / BULAN
• Tinta Printer 1 set (6 warna/100ml) Rp. 150.000,-
• Kertas Photo ukrn A4 300lbr Rp. 250.000,-
• Listrik Rp. 50.000,-
• Total Biaya Operasional Rp. 450.000,-
PENDAPATAN / BULAN
1 lbr A4 = 12 lbr ukrn 2R / Dompet (ukrn 5,25 x 7 mm),
Harga Jual ukuran 2R Rp. 1.000
12 x Rp. 1.000 = Rp. 12.000,-
Jadi Kalo 1 hari bisa menjual 10 lbr A4 = Rp. 120.000/hari
30 hari x Rp. 120.000,- = Rp. 3.600.000,- / bulan
KEUNTUNGAN TIAP BULAN
Pendapatan Bulanan – Biaya Operasional
Rp. 3.600.000 – Rp. 450.000 = Rp. 3.150.000,-
LAMA KEMBALI MODAL
Biaya INVESTASI : Keuntungan bulanan
8.000.000 : 3.150.000 = 2,5 bulan
Dan bagi anda yang sudah terbiasa mengunakan computer, dan tidak mau repot-ropot kursus yang lama, anda bisa memesan paket cd pelatihan usaha studio photo mini. Dalam paket tersebut sudah lengkap semua. Dari mulai tutorial edit dan cetak foto. Frame photo, background photo. Kalender foto, stiker foto. Label stiker nama lengkap dengan Catalog dan contoh brosur promosi.
JUAL PAKET CD PELATIHAN STUDIO PHOTO MINI
Anda bisa memesan CD Tutorial Pelatihan Studio Photo Mini dengan menggunakan programe CORELDRAW 11 & ADOBE PHOTOSHOP CS2.
Yang di buat Audio Visual berbahasa Indonesia, yang mudah dipelajari
Harga Rp.350.000,- (sudah termasuk ongkos kirim)
Anda akan mendapatkan 7 CD :
1. CD Tutorial Corel & Adobe CS2 berupa Audio Video, yang menjelaskan tahap demi tahap cara mengedit photo, memperbaiki, mencetak berbagai ukuran, menambahkan frame, dan cara membuat frame sendiri.
2. CD Kumpulan frame photo, frame kalender, ukuran-ukuran photo, format pas photo, software frame foto otomatis, serta contoh2 untuk promosi dan peralatan yang digunakan.
3. CD Ratusan file Gambar untuk Background Photo, Gambar ClipArt lucu untuk membuat frame photo sendiri (contoh lihat gambar).
4. CD Tutorial CorelDraw Lanjutan sebagai referensi, berupa Audio Video berbahasa Indonesia yang bisa membantu anda membuat kartu nama, kopsurat, kartu undangan, membuat desain logo, dll.
5. CD Tutorial Adobe Lanjutan sebagai referensi, berupa Audio Video berbahasa Indonesia berisi panduan lebih detail tentang Adobe CS serta 41 Trik mengolah photo
Sayangnya investasi mesin cetak, konvensional maupun digital sangatlah mahal, berkisar ratusan juta hingga milyaran rupiah. Dengan investasi yang sangat besar, tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama bagi anda untuk mencapai break event point (kembali modal). Belum lagi faktor lain seperti service, perawatan & spare parts mesin yang tidaklah murah.
Dalam situs ini, saya ingin berbagi pengalaman dengan rekan-rekan yang ingin memulai usaha dengan modal yang sangat kecil, karena mungkin sebagian alat sudah tersedia di rumah dan kurang termanfaatkan secara maksimal, usaha studio photo mini ini mudah mudahan dapat menjadi pilihan alternative untuk memulai berwirausaha.
Saya sendiri awalnya coba-coba membuka usaha ini, tapi setelah 3 tahun berjalan, hasilnya lumayan. saya bisa mendapatkan keuntungan bersih 2 – 3 juta / bulan, usaha ini diberi nama GUN’S Photo Studio, Spesialis menawarkan paket photo hemat dan murah, yaitu di Photo+Cetak 2R hanya 1.000,- dengan trik seperti ini ternyata menarik banyak kalangan terutama konsumen menegah bawah, seperti anak-anak, remaja dan orang tua yang ingin mengabadikan photo anaknya, karena dengan harganya yang 1000 rupiah sangat murah. akan tetapi kenyataannya 1 orang konsumen minimal 4 – 6 x photo, ya mungkin karena murah tadi, “jadi mumpung harganya murah dan mumpung di studio” kata konsumen.
Selain menawarkan paket hemat photo 1.000 dan PAS PHOTO 5.000 langsung jadi , saya juga menerima cetak dari HP, kamera, Flashdisk dll, dan ini juga menarik minat konsumen karena dengan spanduk nama STUDIO PHOTO, terkesan usaha saya ini spesialis dalam mencetak photo, ditambah dengan berbagai vareasi Frame yang bagus dan lucu-lucu sehingga mereka lebih tertarik.
Untuk bisa memulai usaha ini tidaklah rumit, anda tinggal belajar sedikit mengoprasikan program photo editing, lalu memberikan vareasi frame pada photo yang akan dicetak berikut adalah analisis usaha studio photo mini.
ANALISIS PELUANG USAHA
INVESTARI AWAL
• 1 Set Komputer Core to Duo 7400 Rp. 4.000.000,-
• Kamera Digital Poket 7MegaPixel, Rp. 1.000.000,-
• Priter Photo EPSON R230X (sudah di infus), Rp. 1.700.000,-
• Alat Trasfer dari HP (Bluetooth, InfraRed, CardRider,dll), Rp. 100.000,-
• Meja Komputer dan Layar Background Rp. 400.000,-
• Biaya kursus atau Pelatihan Edit & Cetak Photo Rp. 800.000,
• Total Biaya INVESTASI Rp. 8.000.000,-
BIAYA OPERASIONAL / BULAN
• Tinta Printer 1 set (6 warna/100ml) Rp. 150.000,-
• Kertas Photo ukrn A4 300lbr Rp. 250.000,-
• Listrik Rp. 50.000,-
• Total Biaya Operasional Rp. 450.000,-
PENDAPATAN / BULAN
1 lbr A4 = 12 lbr ukrn 2R / Dompet (ukrn 5,25 x 7 mm),
Harga Jual ukuran 2R Rp. 1.000
12 x Rp. 1.000 = Rp. 12.000,-
Jadi Kalo 1 hari bisa menjual 10 lbr A4 = Rp. 120.000/hari
30 hari x Rp. 120.000,- = Rp. 3.600.000,- / bulan
KEUNTUNGAN TIAP BULAN
Pendapatan Bulanan – Biaya Operasional
Rp. 3.600.000 – Rp. 450.000 = Rp. 3.150.000,-
LAMA KEMBALI MODAL
Biaya INVESTASI : Keuntungan bulanan
8.000.000 : 3.150.000 = 2,5 bulan
Dan bagi anda yang sudah terbiasa mengunakan computer, dan tidak mau repot-ropot kursus yang lama, anda bisa memesan paket cd pelatihan usaha studio photo mini. Dalam paket tersebut sudah lengkap semua. Dari mulai tutorial edit dan cetak foto. Frame photo, background photo. Kalender foto, stiker foto. Label stiker nama lengkap dengan Catalog dan contoh brosur promosi.
JUAL PAKET CD PELATIHAN STUDIO PHOTO MINI
Anda bisa memesan CD Tutorial Pelatihan Studio Photo Mini dengan menggunakan programe CORELDRAW 11 & ADOBE PHOTOSHOP CS2.
Yang di buat Audio Visual berbahasa Indonesia, yang mudah dipelajari
Harga Rp.350.000,- (sudah termasuk ongkos kirim)
Anda akan mendapatkan 7 CD :
1. CD Tutorial Corel & Adobe CS2 berupa Audio Video, yang menjelaskan tahap demi tahap cara mengedit photo, memperbaiki, mencetak berbagai ukuran, menambahkan frame, dan cara membuat frame sendiri.
2. CD Kumpulan frame photo, frame kalender, ukuran-ukuran photo, format pas photo, software frame foto otomatis, serta contoh2 untuk promosi dan peralatan yang digunakan.
3. CD Ratusan file Gambar untuk Background Photo, Gambar ClipArt lucu untuk membuat frame photo sendiri (contoh lihat gambar).
4. CD Tutorial CorelDraw Lanjutan sebagai referensi, berupa Audio Video berbahasa Indonesia yang bisa membantu anda membuat kartu nama, kopsurat, kartu undangan, membuat desain logo, dll.
5. CD Tutorial Adobe Lanjutan sebagai referensi, berupa Audio Video berbahasa Indonesia berisi panduan lebih detail tentang Adobe CS serta 41 Trik mengolah photo
bisnis ikan hias
Budidaya ikan hias air tawar ternyata mampu memberikan kehidupan bagi banyak orang yang menekuninya. Selain orang suka akan keindahan ikan hias ,banyak pula orang yang menggantungkan hidupnya dari membudidayakan dan memasarkan ikan hias yang jenisnya bermacam-macam. Tak jarang beberapa petani yang semula menekuni budidaya ikan konsumsi seperti ikan lele, ikan nila, guramih dan lain sebagainya beralih menekuni budidaya ikan hias. Semua itu dilakukan karena peluang usaha dan potensi ekonomis budidaya ikan hias lebih menggiurkan dibandingkan dengan ikan konsumsi. Dengan pola pemeliharaan dan pemberian makanan yang hampir sama dengan ikan konsumsi , budidaya ikan hias mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar karena harga ikan hias lebih mahal. Kunci membudidayakan ikan hias adalah telaten dan senang di dalam memeliharanya.
Ikan Hias Lebih Menguntungkan
Jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaanya hampir sama sedangkan masalah penjualan biasanya ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, ikan hias dihargai dengan sistem per ekor, dengan demikian bisnis budidaya ikan konsumsi lebih menekankan kuantitas, sehingga memerlukan lahan yang luas dan sarana yang lebih banyak.
Hasil budidaya Ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga bisa dilakukan di lahan sempit dan bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Jika tidak memiliki kolam yang luas, budidaya ikan hias bisa dilakukan di dalam akuarium atau bak semen yang cukup kecil. Jika lahan yang tersedia cukup kecil, kita harus lebih selektif dalam memelihara ikan hias. Ikan-ikan hias yang dipelihara cukup yang berkualitas bagus sedangkan yang berkualitas kurang bagus harus segera diafkir karena memakan tempat
Ikan Hias Lebih Menguntungkan
Jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaanya hampir sama sedangkan masalah penjualan biasanya ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, ikan hias dihargai dengan sistem per ekor, dengan demikian bisnis budidaya ikan konsumsi lebih menekankan kuantitas, sehingga memerlukan lahan yang luas dan sarana yang lebih banyak.
Hasil budidaya Ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga bisa dilakukan di lahan sempit dan bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Jika tidak memiliki kolam yang luas, budidaya ikan hias bisa dilakukan di dalam akuarium atau bak semen yang cukup kecil. Jika lahan yang tersedia cukup kecil, kita harus lebih selektif dalam memelihara ikan hias. Ikan-ikan hias yang dipelihara cukup yang berkualitas bagus sedangkan yang berkualitas kurang bagus harus segera diafkir karena memakan tempat
mulai dengan langkah pertama
Mulai dengan Langkah Pertama
Kapan saat yang tepat untuk menulis? Kemarin! Maksudnya adalah kita harus segera menulis jika hasrat untuk menulis sudah ada. Pepatah China mengatakan, "perjalanan 1000 mil harus dimulai dengan langkah pertama."
PERSIAPAN AWAL: Ajukan pertanyaan kepada diri Anda: Di mana Anda dapat menulis dengan baik? Mungkin di kamar, di kantor, atau di tempat sepi. Kapan? Mungkin pagi, siang, sore, malam, atau tengah malam. Namun, bagaimana jika Anda merasa tidak memunyai waktu untuk menulis? Sue Grafton, dalam artikel yang ditulisnya memberikan tujuh cara, yaitu: tidur satu jam lebih larut; bangun satu jam lebih awal; menulis di perjalanan; menggunakan sisa jam makan siang; menyisihkan waktu dalam seminggu; ketika anak-anak atau pasangan pergi ke luar rumah; memperbaiki dan memberdayakan waktu santai Anda.[1]
SUMBER TULISAN: Ada dua hal yang harus dilakukan dalam mencari sumber tulisan: (1) Buat daftar topik yang sedang hangat, pengalaman-pengalaman Anda, dan masalah-masalah di sekitar Anda. (2) Baca, dengarkan, dan perhatikan. Lingkungan Anda banyak memberikan ilham terhadap artikel Anda. Pekalah dan tanyalah diri Anda: Mengapa orang-orang berlaku begini dan tidak begitu? Bagaimana saya membantu mereka memecahkan masalah? Artikel jenis apa yang cocok untuk melakukannya? Jika masih kesulitan mencari ide, Curtis Casewit memberikan kuncinya, yaitu dengan membaca; mendengarkan orang; memakai pengalaman hidup, bahkan yang menyakitkan; menjadi marah pada seseorang atau sesuatu dan memutuskan untuk bertindak; bicara kepada editor; membaca cepat materi publikasi; menonton televisi atau mendengarkan radio. [Curtis Casewitt, Freelance Writing: Advice From the Pros (New York: Collier Books, 1974), hlm. 65. Terjemahan langsung]
MENGUJI GAGASAN: Setelah memperoleh gagasan, pikirkanlah, apakah gagasan itu dapat dikembangkan menjadi artikel yang baik? Georgiana Walker[2], mengajukan lima pertanyaan yang penting untuk setiap penulis artikel: (1) Apakah gagasan itu penting bagi sejumlah besar orang? Siapa yang memedulikannya? Jika gagasan Anda tidak menjawab sebuah pertanyaan sejumlah besar orang dan tidak relevan dengan minat atau masalah pembaca yang spesifik, kemungkinan besar gagasan itu tidak akan menjadi artikel yang baik. (2) Dapatkah gagasan ini dipersempit? Berbicara tentang gagasan, sama dengan membahas fokus. Fokus memberikan sudut spesifik yang membuat gagasan itu penting bagi sejumlah orang. Fokus memberi pegangan yang kukuh bagi penulis untuk menyetir gagasan itu menuju arah yang diinginkannya. (3) Apakah gagasan itu terikat waktu? (4) Apakah gagasan itu segar dan memiliki pendekatan yang unik? (5) Apakah gagasan itu akan lolos dari saringan penerbit? Tanamkan pertanyaan itu di dalam pikiran Anda, maka Anda akan berusaha sebaik mungkin untuk menulis artikel Anda.
MENGUMPULKAN BAHAN : Ada empat cara praktis untuk mengumpulkan bahan: manfaatkan perpustakaan pribadi, gunakan sumber informasi, kunjungi pakar, teknik riset praktis: tulis apa yang ada dalam benak Anda tentang artikel yang hendak Anda kerjakan, tulis sasaran utama yang hendak dicapai, buat outline sementara, buat daftar informasi dari outline tersebut, dan kumpulkan semua bahan dalam satu map dilengkapi keterangan singkat atas masing-masing informasi. Jangan terlalu ambisius dan idealis. Batasi diri Anda. Orang yang tidak dapat membatasi diri, kata Nicolas Boileau-Despereaux (penyair dan kritikus Perancis), tidak pernah dapat menulis. [3]
MULAI MENULIS: Seperti kutipan di atas, jangan terlalu lama berkutat di riset, minat Anda bisa redup dan tidak jadi menulis. Agar memacu Anda, buatlah judul yang menarik.
MEMILIH JUDUL: Judul adalah bagian yang pertama dan utama sebuah artikel. Tidak ada artikel tanpa judul. Tapi, mana yang lebih dulu? Pilih salah satu yang Anda anggap lebih baik. Jika membuat judul dulu, tulisan Anda tidak melenceng karena dipandu oleh judulnya. Kelemahannya, judulnya belum tentu baik. Jika Anda memilih menulis artikel dulu, Anda bisa merangkai judul yang baik, tetapi Anda mungkin tersesat dalam proses penulisan karena tidak memiliki panduan. Untuk membuat judul yang baik, Norma Youngberg menulis enam syarat yaitu: memotivasi pembaca, langsung menarik perhatian, orisinal dan independen, memberi gambaran tentang isi, tidak panjang (maksimum 5 kata), dan tidak menyimpang dari pokok masalah.[4]
SENTUHAN AWAL: Kalimat yang indah, paragraf yang jelas, contoh yang menarik, dan kesimpulan yang berdampak besar tidak akan dibaca editor, apalagi diterbitkan, jika pembukaannya jelek. Untuk membuat pembukaan yang menarik, ada tiga hal yang perlu diperhatikan: pembukaan harus menangkap perhatian pembaca, menunjukkan ide pokok, dan secara tidak langsung menyatakan metode yang Anda gunakan. Tidak mudah menangkap perhatian pembaca, tetapi ada kiatnya. Chip Ricks dan Marilyn Marsh dalam buku karangan mereka [5] memberikan tujuh cara untuk menangkap perhatian pembaca: kalimat langsung, satu atau sederetan pertanyaan, satu kalimat menarik, setumpuk rincian masalah, anekdot, analogi, dialog, atau kutipan. Begitu baris pertama dan alinea pertama selesai, kalimat berikutnya akan membanjir dengan sendirinya. Redaktur Pelaksana McCalls Don McKinney mengatakan, "Cerita yang baik akan berkisah sendiri. Tugas penulis adalah memilih mana yang penting, menggabungkan fakta-fakta ke dalam struktur yang masuk akal, dan membiarkan fakta-fakta itu memimpin kisahnya maju." Teruslah menulis. Jika dapat, jangan berhenti sampai selesai. Jika tidak bisa, jangan putus asa. Tidak seorang pun mengerjakan sesuatu dengan tepat untuk pertama kalinya. Jam terbang dan pengalaman akan menolong Anda.
KALAU OTAK MACET: Jika otak Anda macet, santailah. Gantilah aktivitas Anda. Jalan-jalan sejenak bisa mendinginkan kepala, bahkan bisa memunculkan ide baru. Setelah itu tulis lagi. Menulis memang tidak mudah, tetapi Anda harus membuatnya seperti mudah, karena Anda telah menyiapkan segala sesuatunya dan Anda telah memilih waktu yang tepat. Wilson Nadeak, menamai otak yang macet sebagai "sumur yang kering". Penulis produktif ini memberikan lima solusi untuk mengatasinya:[6] (1) Bacalah buku-buku. Buatlah jadwal untuk membaca buku, apakah Anda akan menyelesaikan buku itu dalam satu bulan, seminggu, atau kapan pun. Yang jelas Anda harus membaca! Tidak terbatas pada buku tertentu, buku apa saja untuk mencari ide-ide baru, cara-cara pendekatan yang baru, menambah perbendaharaan kata dan pokok-pokok pembahasan yang penting. Jangan malu-malu membaca buku, dan tentu saja Anda harus bijaksana, karena Anda tidak akan menemukan ide baru di dalam sampah. (2) Baca Kitab Suci. Di dalam Kitab Suci banyak ditemukan cerita dan perumpamaan. Dengan cara-cara yang digunakan dalam Kitab Suci itu, baik perbendaharaan kata dan ide, Anda akan dapat menjalin cerita yang tiada taranya. (3) Baca kamus. Benar, plot lemah. Oleh karena itu, petiklah kata-kata baru kira-kira lima sampai sepuluh buah tiap minggu. Pelajari apa yang dikandung kata-kata baru itu dan cobalah berusaha menggunakannya dalam kalimat dan tulisan. Anda akan melihat betapa berfaedah dan betapa ajaibnya perbaikan yang Anda peroleh dalam kemampuan menerangkan sesuatu dengan cara yang baru, bukan saja dengan menarik sekali melainkan juga penerapannya lebih mengena. (4) Bacalah terbitan berkala. Ketahuilah apa yang terjadi di dunia lain. Pelajari dengan saksama bagaimana penyajian cerita. Tidak ada salahnya Anda juga menggunakan cara yang digunakannya, menerapkannya dengan situasi Anda. (5) Menentukan prioritas. Mana yang lebih penting, menghabiskan waktu dengan santai atau menajamkan kemampuan menulis Anda? Bermain atau menggunakan waktu itu untuk memperbaiki keterampilan Anda berkomunikasi? Memang diperlukan pengorbanan, tetapi usaha yang demikian sangat berharga.
MELAKUKAN PENULISAN ULANG: Penulis pemula sering buru-buru mengirimkan artikelnya, padahal jika diteliti, mungkin banyak kekurangan yang bisa diperbaiki. Karena itu, rajinlah membaca dan menulis ulang artikel Anda. Untuk mempermudah mengoreksi artikel Anda, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab: Apakah kalimat pembukanya menarik? Dapatkah pembaca memahami ide Anda? Apakah pembukaan Anda menyediakan informasi yang cukup. Untuk tubuh, apakah kalimat pendukung sudah mendukung pembukaan? Apakah masing-masing kalimat berhubungan dengan ide pokok? Apakah paragraf-paragrafnya berurutan secara logis? Apakah kesimpulannya cukup kuat? Apakah kesimpulan ini mencakup semua ide tulisan? Apa reaksi Anda terhadap kata-kata dalam bagian kesimpulan? Apakah Anda yakin pembaca akan memiliki reaksi yang sama? Jika Anda menjawab "tidak" bagi setiap pertanyaan di atas, Anda perlu merevisi artikel itu dengan menambah, mengganti, menyisipi, menghapus, dan menulis ulang bagian yang salah. Untuk revisi menyeluruh, Gary Provost, di dalam bukunya[7], memberi tujuh petunjuk: membaca untuk mengatasi kekeliruan, memotong kata-kata yang tidak perlu, memikirkan yang Anda tulis, bertanya pada diri Anda sendiri, menyesuaikan dengan judul, menyiapkan naskah yang sempurna, menggunakan perasaan/paham yang umum. Para penulis besar biasanya rajin melakukan penulisan ulang. Contoh, Ernest Hemingway menulis ulang novelnya yang berjudul "Farewell to Arms" sebanyak 39 kali. Hayes B. Jacobs lebih gila lagi. Dia menulis sebanyak 277 kali baru dimuat!
Kapan saat yang tepat untuk menulis? Kemarin! Maksudnya adalah kita harus segera menulis jika hasrat untuk menulis sudah ada. Pepatah China mengatakan, "perjalanan 1000 mil harus dimulai dengan langkah pertama."
PERSIAPAN AWAL: Ajukan pertanyaan kepada diri Anda: Di mana Anda dapat menulis dengan baik? Mungkin di kamar, di kantor, atau di tempat sepi. Kapan? Mungkin pagi, siang, sore, malam, atau tengah malam. Namun, bagaimana jika Anda merasa tidak memunyai waktu untuk menulis? Sue Grafton, dalam artikel yang ditulisnya memberikan tujuh cara, yaitu: tidur satu jam lebih larut; bangun satu jam lebih awal; menulis di perjalanan; menggunakan sisa jam makan siang; menyisihkan waktu dalam seminggu; ketika anak-anak atau pasangan pergi ke luar rumah; memperbaiki dan memberdayakan waktu santai Anda.[1]
SUMBER TULISAN: Ada dua hal yang harus dilakukan dalam mencari sumber tulisan: (1) Buat daftar topik yang sedang hangat, pengalaman-pengalaman Anda, dan masalah-masalah di sekitar Anda. (2) Baca, dengarkan, dan perhatikan. Lingkungan Anda banyak memberikan ilham terhadap artikel Anda. Pekalah dan tanyalah diri Anda: Mengapa orang-orang berlaku begini dan tidak begitu? Bagaimana saya membantu mereka memecahkan masalah? Artikel jenis apa yang cocok untuk melakukannya? Jika masih kesulitan mencari ide, Curtis Casewit memberikan kuncinya, yaitu dengan membaca; mendengarkan orang; memakai pengalaman hidup, bahkan yang menyakitkan; menjadi marah pada seseorang atau sesuatu dan memutuskan untuk bertindak; bicara kepada editor; membaca cepat materi publikasi; menonton televisi atau mendengarkan radio. [Curtis Casewitt, Freelance Writing: Advice From the Pros (New York: Collier Books, 1974), hlm. 65. Terjemahan langsung]
MENGUJI GAGASAN: Setelah memperoleh gagasan, pikirkanlah, apakah gagasan itu dapat dikembangkan menjadi artikel yang baik? Georgiana Walker[2], mengajukan lima pertanyaan yang penting untuk setiap penulis artikel: (1) Apakah gagasan itu penting bagi sejumlah besar orang? Siapa yang memedulikannya? Jika gagasan Anda tidak menjawab sebuah pertanyaan sejumlah besar orang dan tidak relevan dengan minat atau masalah pembaca yang spesifik, kemungkinan besar gagasan itu tidak akan menjadi artikel yang baik. (2) Dapatkah gagasan ini dipersempit? Berbicara tentang gagasan, sama dengan membahas fokus. Fokus memberikan sudut spesifik yang membuat gagasan itu penting bagi sejumlah orang. Fokus memberi pegangan yang kukuh bagi penulis untuk menyetir gagasan itu menuju arah yang diinginkannya. (3) Apakah gagasan itu terikat waktu? (4) Apakah gagasan itu segar dan memiliki pendekatan yang unik? (5) Apakah gagasan itu akan lolos dari saringan penerbit? Tanamkan pertanyaan itu di dalam pikiran Anda, maka Anda akan berusaha sebaik mungkin untuk menulis artikel Anda.
MENGUMPULKAN BAHAN : Ada empat cara praktis untuk mengumpulkan bahan: manfaatkan perpustakaan pribadi, gunakan sumber informasi, kunjungi pakar, teknik riset praktis: tulis apa yang ada dalam benak Anda tentang artikel yang hendak Anda kerjakan, tulis sasaran utama yang hendak dicapai, buat outline sementara, buat daftar informasi dari outline tersebut, dan kumpulkan semua bahan dalam satu map dilengkapi keterangan singkat atas masing-masing informasi. Jangan terlalu ambisius dan idealis. Batasi diri Anda. Orang yang tidak dapat membatasi diri, kata Nicolas Boileau-Despereaux (penyair dan kritikus Perancis), tidak pernah dapat menulis. [3]
MULAI MENULIS: Seperti kutipan di atas, jangan terlalu lama berkutat di riset, minat Anda bisa redup dan tidak jadi menulis. Agar memacu Anda, buatlah judul yang menarik.
MEMILIH JUDUL: Judul adalah bagian yang pertama dan utama sebuah artikel. Tidak ada artikel tanpa judul. Tapi, mana yang lebih dulu? Pilih salah satu yang Anda anggap lebih baik. Jika membuat judul dulu, tulisan Anda tidak melenceng karena dipandu oleh judulnya. Kelemahannya, judulnya belum tentu baik. Jika Anda memilih menulis artikel dulu, Anda bisa merangkai judul yang baik, tetapi Anda mungkin tersesat dalam proses penulisan karena tidak memiliki panduan. Untuk membuat judul yang baik, Norma Youngberg menulis enam syarat yaitu: memotivasi pembaca, langsung menarik perhatian, orisinal dan independen, memberi gambaran tentang isi, tidak panjang (maksimum 5 kata), dan tidak menyimpang dari pokok masalah.[4]
SENTUHAN AWAL: Kalimat yang indah, paragraf yang jelas, contoh yang menarik, dan kesimpulan yang berdampak besar tidak akan dibaca editor, apalagi diterbitkan, jika pembukaannya jelek. Untuk membuat pembukaan yang menarik, ada tiga hal yang perlu diperhatikan: pembukaan harus menangkap perhatian pembaca, menunjukkan ide pokok, dan secara tidak langsung menyatakan metode yang Anda gunakan. Tidak mudah menangkap perhatian pembaca, tetapi ada kiatnya. Chip Ricks dan Marilyn Marsh dalam buku karangan mereka [5] memberikan tujuh cara untuk menangkap perhatian pembaca: kalimat langsung, satu atau sederetan pertanyaan, satu kalimat menarik, setumpuk rincian masalah, anekdot, analogi, dialog, atau kutipan. Begitu baris pertama dan alinea pertama selesai, kalimat berikutnya akan membanjir dengan sendirinya. Redaktur Pelaksana McCalls Don McKinney mengatakan, "Cerita yang baik akan berkisah sendiri. Tugas penulis adalah memilih mana yang penting, menggabungkan fakta-fakta ke dalam struktur yang masuk akal, dan membiarkan fakta-fakta itu memimpin kisahnya maju." Teruslah menulis. Jika dapat, jangan berhenti sampai selesai. Jika tidak bisa, jangan putus asa. Tidak seorang pun mengerjakan sesuatu dengan tepat untuk pertama kalinya. Jam terbang dan pengalaman akan menolong Anda.
KALAU OTAK MACET: Jika otak Anda macet, santailah. Gantilah aktivitas Anda. Jalan-jalan sejenak bisa mendinginkan kepala, bahkan bisa memunculkan ide baru. Setelah itu tulis lagi. Menulis memang tidak mudah, tetapi Anda harus membuatnya seperti mudah, karena Anda telah menyiapkan segala sesuatunya dan Anda telah memilih waktu yang tepat. Wilson Nadeak, menamai otak yang macet sebagai "sumur yang kering". Penulis produktif ini memberikan lima solusi untuk mengatasinya:[6] (1) Bacalah buku-buku. Buatlah jadwal untuk membaca buku, apakah Anda akan menyelesaikan buku itu dalam satu bulan, seminggu, atau kapan pun. Yang jelas Anda harus membaca! Tidak terbatas pada buku tertentu, buku apa saja untuk mencari ide-ide baru, cara-cara pendekatan yang baru, menambah perbendaharaan kata dan pokok-pokok pembahasan yang penting. Jangan malu-malu membaca buku, dan tentu saja Anda harus bijaksana, karena Anda tidak akan menemukan ide baru di dalam sampah. (2) Baca Kitab Suci. Di dalam Kitab Suci banyak ditemukan cerita dan perumpamaan. Dengan cara-cara yang digunakan dalam Kitab Suci itu, baik perbendaharaan kata dan ide, Anda akan dapat menjalin cerita yang tiada taranya. (3) Baca kamus. Benar, plot lemah. Oleh karena itu, petiklah kata-kata baru kira-kira lima sampai sepuluh buah tiap minggu. Pelajari apa yang dikandung kata-kata baru itu dan cobalah berusaha menggunakannya dalam kalimat dan tulisan. Anda akan melihat betapa berfaedah dan betapa ajaibnya perbaikan yang Anda peroleh dalam kemampuan menerangkan sesuatu dengan cara yang baru, bukan saja dengan menarik sekali melainkan juga penerapannya lebih mengena. (4) Bacalah terbitan berkala. Ketahuilah apa yang terjadi di dunia lain. Pelajari dengan saksama bagaimana penyajian cerita. Tidak ada salahnya Anda juga menggunakan cara yang digunakannya, menerapkannya dengan situasi Anda. (5) Menentukan prioritas. Mana yang lebih penting, menghabiskan waktu dengan santai atau menajamkan kemampuan menulis Anda? Bermain atau menggunakan waktu itu untuk memperbaiki keterampilan Anda berkomunikasi? Memang diperlukan pengorbanan, tetapi usaha yang demikian sangat berharga.
MELAKUKAN PENULISAN ULANG: Penulis pemula sering buru-buru mengirimkan artikelnya, padahal jika diteliti, mungkin banyak kekurangan yang bisa diperbaiki. Karena itu, rajinlah membaca dan menulis ulang artikel Anda. Untuk mempermudah mengoreksi artikel Anda, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab: Apakah kalimat pembukanya menarik? Dapatkah pembaca memahami ide Anda? Apakah pembukaan Anda menyediakan informasi yang cukup. Untuk tubuh, apakah kalimat pendukung sudah mendukung pembukaan? Apakah masing-masing kalimat berhubungan dengan ide pokok? Apakah paragraf-paragrafnya berurutan secara logis? Apakah kesimpulannya cukup kuat? Apakah kesimpulan ini mencakup semua ide tulisan? Apa reaksi Anda terhadap kata-kata dalam bagian kesimpulan? Apakah Anda yakin pembaca akan memiliki reaksi yang sama? Jika Anda menjawab "tidak" bagi setiap pertanyaan di atas, Anda perlu merevisi artikel itu dengan menambah, mengganti, menyisipi, menghapus, dan menulis ulang bagian yang salah. Untuk revisi menyeluruh, Gary Provost, di dalam bukunya[7], memberi tujuh petunjuk: membaca untuk mengatasi kekeliruan, memotong kata-kata yang tidak perlu, memikirkan yang Anda tulis, bertanya pada diri Anda sendiri, menyesuaikan dengan judul, menyiapkan naskah yang sempurna, menggunakan perasaan/paham yang umum. Para penulis besar biasanya rajin melakukan penulisan ulang. Contoh, Ernest Hemingway menulis ulang novelnya yang berjudul "Farewell to Arms" sebanyak 39 kali. Hayes B. Jacobs lebih gila lagi. Dia menulis sebanyak 277 kali baru dimuat!
manajemen komunikasi
BERBICARA pencitraan tak lepas dari preposisi seseorang atau organisasi terhadap citranya dimata public sehingga melahirkan sebuah respon positif. Begitu juga akselerasi public terhadap pribadi selalu dapat dilihat dari sejauhmana menampilkan kesan positif yang bisa membangun tingkat kepercayaan terhadap pigur pribadi atau branch image sebuah organisasi.
Maslahnya sering kali terjadi kalau citra membangkitkan kepura-puraan kita terhadap public. Sehingga seolah anda melakukan sesuatu bukan diri kita tapi polesan lipstick. Apa yang kita lakukan hampir sama dengan apa yang kita pikirkan. Anda akan terlihat percaya diri ketika anda berpikir bahwa diri anda pantas untuk memiliki citra anda sehingga ketika anda masuk kesebuah butik atau restoran anda pikirkan tentang jenis pelayanan yang anda terima, cara orang lain menatap anda dengan respect dan segalanya Nampak tepat pada tempatnya bagi anda.
Itulah pemposisian citra anda terlihat akan kuat tapi tidak mencerminkan kearoganan dan kemunafikan didalamnya tapi didalam ada ketulusan hati untuk berprilaku sehingga semua orang akan menangkap citra anda secara positif karena memang anda pantas mendapatkan repect tersebut.
Citra Pribadi
Menurut “Collin English Dictionary” (Sandra Oliver, 2006:50) memberikan istilah citra, identitas dan reputasi. Citra – suatau gambaran tenatang mental; ide yang dihasilkan oleh imaginasi atau kepribadian yang ditunjukan kepada public oleh seseorang, organisasi dan sebagainya. Sedang identitas – keadaan yang memiliki karakteristik unik untuk menidentifkasikan atau karakteristik individual dimana seseorang atau sesuatu dilihat. Reputasi – reputasi butruk atau kemashuran, terutama bagi beberapa karakteristik khusus.
Bobby Linkemer mengartikan citra sebagai kemasan manusia-perangai, pola tutur, kebiasaan kerja, postur-yang dihubungkan dengan bagian yang paling mengendalikan dan membatasi dari masyarakat” (1990:11) sedang Carl Roger (1993) mengartikan citra sebagai realitas dimana orang hanya dapat bereaksi terhadap apa yang telah mereka alami dan rasakan. Jane Miller (1995) sebagai sikap jujur kepada diri sendiri dan sesuai dengan situasi atau diartikan sebagai refkelsi sejati dari siapa anda sesungguhnya.
Begitu juga Virginia Hortton-Bettman, presiden dari Best suited for the executive image mengartikan citra sebagai alat komunikasi, bagian dari paket keterampilan anda dan papan untuk mengiklankan siapa anda, apa yang anda kerjakan seberapa baik anda dapat mengerjakan.
Ada juga yang mengatakan citra hanya sebuah mitos saja yang diartikan sebagai apa saja yang diinginkan bos atau aturan main yang harus anda jalani dalam dunia yang bersifat manipulasi dan curang. Dimata anak muda mendefiniskan citra sebagai memiliki kepercayaan diri, bersifat pleksibel, membawakan gambaran yang kompeten kepada dunia.
Amati citra sendiri dan sekeliling anda.
Pandangan yang berlaku dalam mengamati diri sendiri dalam pencitraan ada dua asumsi adalah 1). Citra anda – profesional atau pribadi, harus berupa ekspresi pribadi dari siapa anda sebenarnya, bukan lipstick yang menutupi dan dirancang untuk mengelabui publik yang ingin anda pengaruhi. Atau 2). ekspresi itu harus sesuai dengan situasi, lingkungan atau budaya di mana anda berfungsi.
Asumsi pertama, anda mengetahui siapa diri anda sebenarnya dan bagaimana mengekspresikan secara akurat dan tulus. Artinya anda punya gagasan mengenai apa yang anda pikir, rasa, inginkan dan nilai serta pesan anda yang akan disampaikan kepada publik. asumsi kedua adalah anda mengetahui apa yang diharapkan dari tempat anda didalam bisnis atau tempat lain dimana anda kebetulan berada dan bahwa anda dapat dengan nyaman dan konsisten menyatu dengan lingkungan.
Sehingga citra anda adalah persepsi yang anda pahami yaitu cara anda memandang diri sendiri dari dalam, memandang keluar; cara orang lain memandang anda dari luar, memandang keluar dan cara anda inngin menadang diri sendiri dan dipandang.
Darimana anda mau memperbaiki seandainya anda menyadari kalau asumsi diatas belum sesuai dengan apa yang diharapkan anda yang relatif baru bagi perubahan diri anda. Tentu saja perubahan real dari sudut luar, seperti penampilan anda, warna dan potongan pakaian anda, cara anda berjalan dan berjabat tangan, cara anda berjalan, potongan rambut anda, postur anda, kacamata dan rangkaian eksternal yang hampir tak pernah habis kalau anda amati terus.
Para psikolog lebih cenderung perbaikan dari pribadi anda dulu, sedang para profesional citra cenderung dari luar dulu karena orang lebih cenderung melihat penampilan luar daripada dalam.
Unsur-unsur citra anda.
1. Kesan pertama begitu memikat.
Kesan pertama anda dalam waktu beberapa detik, lawan bicara akan menarh respek kepada anda atau mengabaikan anda, karena pesan yang anda kirimkan melalui bentuk, postur, wajah dan kontak mata anda. Dapat kita lihat pandangan orang lain : Ia akan melihat anda dengan pandangan menyeluruh, kemudian ia mendengar suara anda – bagaimana suara anda terdengar dan apa yang anda katakana membuat satu lagi kesan yang nyata, relasi anda menyentuh anda dengan sebuah jabat tangan yang kuat yang bisa menjembatani kesenjangan anda dan menguatkan sebauah hubungan, pada jarak dekat itu – ia akan mencium bau anda, dan walaupun tidak adanya aroma lebih disukai, aroma yang tidak terlalu jelas juga mencapai tujuan.Indera kelima adalah perasa berupa pelukan dan sentuhan jelas memperkuat kepribadian anda.
2. Berbusana demi keberhasilan.
Sukailah diri anda, itulah bahasa yang paling pantas anda ingat. ”Tanyailah diri sendiri, bagaimana saya ingin menjadi, memandang diri saya sendiri dan dipandang orang lain lalu mengembangkan gambaran mental anda. Terlihat rumit memang, tapi deskripsikan apa saja yang ingin tekankan terhadap citra anda seperti kanvas lukisan kosong, mulai dari atas sendiri, berapa pnajang rambut anda? Bagaimana tampaknya bagian wajah anda? bagian mana yang paling menonjol sebagai paling menarik? Bagaimakah tampang anda dengan kumis dan jenggot?
Anda berbusana sebagai isyarat respek kepada orang lain dan jabatan yang anda pegang sebagai wujud komunikasi positif., bukan sekedar kenyamana anda sendiri. Ambil Amannya saja, sehingga anda merasa pasti akan tempat anda berpijak dan telah mencapai cukup kredibilitas untuk mengekspresikan gaya anda sendiri.
Pria atau wanita, bila anda memulai dari awal sekali, anda akan memerlukan satu setelan, tiga kemeja dan tiga dasi. Stelan ituharus konservatif dari bahan wol atau campuran wol dengan ketebalan sedang dan warna bisnis (abu-abu atau biru tua), dua kancing, belahan tunggal; jasnya harus berkelepak. Kemejanya harus terbuat dari katun atau campuran katun, berlengan panjang dan dalam tiga warna (putih, biru muda dan bergaris halus, dasinya (merah kecoklatan, abu-abu muda atau biru dan biru tua, dasi tersebut jangan solid, tetapi sebaiknya berstrip merah atau cetakan kecil yang berulang. SAepatu berwarna hitam atau coklat bertali dengansetuhan tas atase semakin tipis semakin baik dan sesuaikan dengan tempat kita berada.
Kedengarannya terlalu formal, tapi itulah penampilan yang aman, tidak akanmenyerang dan tidak ada aka nada yang dikonsentrasikan selain wajah anda yang meruapakan apa yang anda ingin agar dipandang oleh orang lain.
3. Suara anda, citra komunikasi anda.
Suara anda memikirkan bunyi suara (volume, nada, kecepatan, kepasihan dan resonansi) sewaktu anda berbicara. Kaidahnya adalah belajar menggunakan bahasa itu benar dan berlatihj mengucapkan sehingga anada dapat dimengerti oleh orang lain untuk tidak dapat dimengerti oleh orang lain atau secara pribadi mulailah mempelajari kaidah bahasa yang baik, baca majalah dan buku yang baik. Ada hal lain tak kalah penting adalah isi pembicaraan anda, bila anda engetahui apa yang anda ingin katakana, berlatihlah untuk mengatakannya. Ulangi dihadapan teman, cermin atau dalam benak anda. Dan disela-sela berbicara, belajarlah untuk mendengarkan untuk menyerap apa yang dikatakan orang lain. Atau dengarkan, pikirkan baik-baik apa yang anda dengar, serap, ajukan pertanyaan, lalu beri respon terhadap apa yang anda dengar.
4. Bahasa tubuh.
Tubuh anda bahasa diam yang paling mudah ditafsirkan orang lain. Tubuh anda juga menriakan pesannya dengan cara anda sendiri, duduk, mencondongkan badan kedapan untuk mendengarkan, mengankat bahu, bersedekap, melakuakn gerkaan isyarat sewaktu berbicara, merosot dikursi anda dan berjalan masuk atau keluar ruangan. Anda juga memproyeksikan diri anda kedlaam perjumpaan dengan langkah maju, mengakat dagu, mengadkaan kontak mata, menjulurkan tangan dan tersenyum.
Disiplinkan hidup anda.
Ada beberapa pedoman penting yang dikemukakan oleh Bobby Linkemer (1990:89) untuk mendisiplinkan hidup anda ada beberap aturan yaitu :
* Jaga agar atena anda tetap mencuat
* Olah informasi yang anda tangkap
* Evaluasinya situasinya dan perasaan anda secara konsisten dan terus menerus
* Apapun pekerjaan yang anda miliki, asalkan anda mempunyainya, berikan upaya anda 110 persen kepadanya.
* Perhatikan tujuan anda dan bertindak seolah anda sudah mencapainya.
* Pelajari aturan perusahaan atau departemen anda dan patuhi aturan tersebut.
* Bila merasa bimbang, mainkan dengan cara konservatif – dalam semua cara.
Lebih mendalam lagi David J Schwartz (1996) dalam bukunya „The Magic of Thingking Big” merangkaikan beberapa hal untuk peningkatan kualitas citra pribadi seseorang antara lain :
1. Percaya anda dapat berhasil, maka andapun akan benar-benar berhasil (Berpikir sukses, jangan berpikir gagal; ingatkan diri anda secara teratur bahwa anda lebih baik daripada yang anda kira; percaya besar).
2. Sembuhkan diri anda dari dalih, penyakit kegagalan.
3. Bangun kepercayaan dan hancurkan ketakutan (depositokan hanya pikiran positif dalam bank ingatan anda, miliki paandangan seimbang mengenai orang lain, kembangkan sikap penuh pengertian, duduklah selalu dikursi yang paling depan, biasakan mengadkaan kontak mata, berjalan 25 % lebih cepat, tersenyum lebar)
4. Ingat berpikir besar selalu memberikan imbalan (jangan mengidap kompleks imperioritas, gunakan kosakata pemikir besar, bentangkan visi anda, dapatkan pandangan besar mengenai pekerjaan anda dan jangan berpikir tentang hal-hal yang sepele)
5. Bagaimanakah berfikir dan bermimpi secara kreatif (percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan, jangan biarkan tradisi melumpuhkan pikiran anda, bertanyalah pada diri sendiri setiap hari : ”bagaimanakah saya dapat bekerja dengan lebih baik?”, bertanyalah pada diri sendiri, :bagaimanakah saya dapat bekerja lebih banyak?”, praktikan bertanya dan mendengarkan dan bentangkan pikiran anda)
6. Anda adalah apa yang anda pikirkan mengenai diri anda (tampil penting – ini membantu anda berpikir penting, berpikirlah pekerjaan anda penting, beri diri anda percakapan pendek pemberi semangat beberapa kali sehari, didalam semua situasi kehidupan bertanyalah pada diri sendiri : ”apakah ini cara orang penting berpikir?”)
7. Atur lingkungan anda, gunakan selalu kelas satu (sadarlah akan lingkungan, buat lingkungan anda bekerja anda, jangan biarkan orang berpikiran kecil menahan anda, dapatkan nasihat anda dari orang yang berhasil, singkirkan racun pikiran kelaur dari lingkungan anda dan gunakan segalanya yang kelas satu)
8. Jadikan sikap anda sekutu anda (tumbuhkan sikap saya aktif : gali lebih dalam, bersemangaatlah dalam segalanya mnegenai anda, siarkan berita baik; tumbhkan sikap ”anda orang penting”, Tumbuhkan sikap utamakan pelayanan)
9. Berpikir benar tentang orang lain (jadikan diri anda lebih ringan untuk diangkat, ambil inisiatif dalam membina persahabatan, terima perbedaan dan keterbatasan manusia, setel saluran pikiran baik, praktekan kemurahan hati dalam bercakap, praktikan kebaikan hati selalu, jangan menyalahkan orang lain jika anda mengalami kemunduran)
10. Tumbuhkan kebiasaan bertindak (jadilah aktivasionist,jangan menunggu hingga keadaanya sempurna,ingat – gagasan saja tidak akan memberikan keberhasilan,gunakan tindakan untuk menghilangkan ketakutan dan mendapatkan kepercayaan diri,mulai mesinmental anda secara mekanis,berpikir dalam pengertian sekarang, segegralah bertindak, ambil inisiatif)
11. Bagaimana mengubah kekalahan menjadi kemenangan (pelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan, miliki keberanian untuk jadi kritikus diri sendiri secara konstruktif, berhenti menyalahkan nasib, gabungkan ketekunan dengan eksperimen, ingatlah ada sisi baik dalam setiap situasi)
12. Gunakan tujuan untuk membantu anda bertumbuh (tetapkan secara jelas kemana anda ingin pergi, tulis rencana 10 tahun anda, turuti keinginan anda, biarkan tujuan utama anda menjadi pedoman otomatis anda, capailah tujuan anda satu langkah demi langkah, kembangkan tujuan 30 hari, ambil jalan memutar dalam langkah anda, lakukan investasi dalam diri anda)
13. bagaimanakah berfikir seperti pemimpin (bertukar pikiranlah dengan orang-orang yang ingin anda pengaruhi, terapkan kaidah manusiawi dalam berusrusan dengan orang lain, berpikirlah maju – percayalah akan kemajuan, mendesakalah untuk maju, luangkan waktu untuk berunding dengan diri sendiri)
Maslahnya sering kali terjadi kalau citra membangkitkan kepura-puraan kita terhadap public. Sehingga seolah anda melakukan sesuatu bukan diri kita tapi polesan lipstick. Apa yang kita lakukan hampir sama dengan apa yang kita pikirkan. Anda akan terlihat percaya diri ketika anda berpikir bahwa diri anda pantas untuk memiliki citra anda sehingga ketika anda masuk kesebuah butik atau restoran anda pikirkan tentang jenis pelayanan yang anda terima, cara orang lain menatap anda dengan respect dan segalanya Nampak tepat pada tempatnya bagi anda.
Itulah pemposisian citra anda terlihat akan kuat tapi tidak mencerminkan kearoganan dan kemunafikan didalamnya tapi didalam ada ketulusan hati untuk berprilaku sehingga semua orang akan menangkap citra anda secara positif karena memang anda pantas mendapatkan repect tersebut.
Citra Pribadi
Menurut “Collin English Dictionary” (Sandra Oliver, 2006:50) memberikan istilah citra, identitas dan reputasi. Citra – suatau gambaran tenatang mental; ide yang dihasilkan oleh imaginasi atau kepribadian yang ditunjukan kepada public oleh seseorang, organisasi dan sebagainya. Sedang identitas – keadaan yang memiliki karakteristik unik untuk menidentifkasikan atau karakteristik individual dimana seseorang atau sesuatu dilihat. Reputasi – reputasi butruk atau kemashuran, terutama bagi beberapa karakteristik khusus.
Bobby Linkemer mengartikan citra sebagai kemasan manusia-perangai, pola tutur, kebiasaan kerja, postur-yang dihubungkan dengan bagian yang paling mengendalikan dan membatasi dari masyarakat” (1990:11) sedang Carl Roger (1993) mengartikan citra sebagai realitas dimana orang hanya dapat bereaksi terhadap apa yang telah mereka alami dan rasakan. Jane Miller (1995) sebagai sikap jujur kepada diri sendiri dan sesuai dengan situasi atau diartikan sebagai refkelsi sejati dari siapa anda sesungguhnya.
Begitu juga Virginia Hortton-Bettman, presiden dari Best suited for the executive image mengartikan citra sebagai alat komunikasi, bagian dari paket keterampilan anda dan papan untuk mengiklankan siapa anda, apa yang anda kerjakan seberapa baik anda dapat mengerjakan.
Ada juga yang mengatakan citra hanya sebuah mitos saja yang diartikan sebagai apa saja yang diinginkan bos atau aturan main yang harus anda jalani dalam dunia yang bersifat manipulasi dan curang. Dimata anak muda mendefiniskan citra sebagai memiliki kepercayaan diri, bersifat pleksibel, membawakan gambaran yang kompeten kepada dunia.
Amati citra sendiri dan sekeliling anda.
Pandangan yang berlaku dalam mengamati diri sendiri dalam pencitraan ada dua asumsi adalah 1). Citra anda – profesional atau pribadi, harus berupa ekspresi pribadi dari siapa anda sebenarnya, bukan lipstick yang menutupi dan dirancang untuk mengelabui publik yang ingin anda pengaruhi. Atau 2). ekspresi itu harus sesuai dengan situasi, lingkungan atau budaya di mana anda berfungsi.
Asumsi pertama, anda mengetahui siapa diri anda sebenarnya dan bagaimana mengekspresikan secara akurat dan tulus. Artinya anda punya gagasan mengenai apa yang anda pikir, rasa, inginkan dan nilai serta pesan anda yang akan disampaikan kepada publik. asumsi kedua adalah anda mengetahui apa yang diharapkan dari tempat anda didalam bisnis atau tempat lain dimana anda kebetulan berada dan bahwa anda dapat dengan nyaman dan konsisten menyatu dengan lingkungan.
Sehingga citra anda adalah persepsi yang anda pahami yaitu cara anda memandang diri sendiri dari dalam, memandang keluar; cara orang lain memandang anda dari luar, memandang keluar dan cara anda inngin menadang diri sendiri dan dipandang.
Darimana anda mau memperbaiki seandainya anda menyadari kalau asumsi diatas belum sesuai dengan apa yang diharapkan anda yang relatif baru bagi perubahan diri anda. Tentu saja perubahan real dari sudut luar, seperti penampilan anda, warna dan potongan pakaian anda, cara anda berjalan dan berjabat tangan, cara anda berjalan, potongan rambut anda, postur anda, kacamata dan rangkaian eksternal yang hampir tak pernah habis kalau anda amati terus.
Para psikolog lebih cenderung perbaikan dari pribadi anda dulu, sedang para profesional citra cenderung dari luar dulu karena orang lebih cenderung melihat penampilan luar daripada dalam.
Unsur-unsur citra anda.
1. Kesan pertama begitu memikat.
Kesan pertama anda dalam waktu beberapa detik, lawan bicara akan menarh respek kepada anda atau mengabaikan anda, karena pesan yang anda kirimkan melalui bentuk, postur, wajah dan kontak mata anda. Dapat kita lihat pandangan orang lain : Ia akan melihat anda dengan pandangan menyeluruh, kemudian ia mendengar suara anda – bagaimana suara anda terdengar dan apa yang anda katakana membuat satu lagi kesan yang nyata, relasi anda menyentuh anda dengan sebuah jabat tangan yang kuat yang bisa menjembatani kesenjangan anda dan menguatkan sebauah hubungan, pada jarak dekat itu – ia akan mencium bau anda, dan walaupun tidak adanya aroma lebih disukai, aroma yang tidak terlalu jelas juga mencapai tujuan.Indera kelima adalah perasa berupa pelukan dan sentuhan jelas memperkuat kepribadian anda.
2. Berbusana demi keberhasilan.
Sukailah diri anda, itulah bahasa yang paling pantas anda ingat. ”Tanyailah diri sendiri, bagaimana saya ingin menjadi, memandang diri saya sendiri dan dipandang orang lain lalu mengembangkan gambaran mental anda. Terlihat rumit memang, tapi deskripsikan apa saja yang ingin tekankan terhadap citra anda seperti kanvas lukisan kosong, mulai dari atas sendiri, berapa pnajang rambut anda? Bagaimana tampaknya bagian wajah anda? bagian mana yang paling menonjol sebagai paling menarik? Bagaimakah tampang anda dengan kumis dan jenggot?
Anda berbusana sebagai isyarat respek kepada orang lain dan jabatan yang anda pegang sebagai wujud komunikasi positif., bukan sekedar kenyamana anda sendiri. Ambil Amannya saja, sehingga anda merasa pasti akan tempat anda berpijak dan telah mencapai cukup kredibilitas untuk mengekspresikan gaya anda sendiri.
Pria atau wanita, bila anda memulai dari awal sekali, anda akan memerlukan satu setelan, tiga kemeja dan tiga dasi. Stelan ituharus konservatif dari bahan wol atau campuran wol dengan ketebalan sedang dan warna bisnis (abu-abu atau biru tua), dua kancing, belahan tunggal; jasnya harus berkelepak. Kemejanya harus terbuat dari katun atau campuran katun, berlengan panjang dan dalam tiga warna (putih, biru muda dan bergaris halus, dasinya (merah kecoklatan, abu-abu muda atau biru dan biru tua, dasi tersebut jangan solid, tetapi sebaiknya berstrip merah atau cetakan kecil yang berulang. SAepatu berwarna hitam atau coklat bertali dengansetuhan tas atase semakin tipis semakin baik dan sesuaikan dengan tempat kita berada.
Kedengarannya terlalu formal, tapi itulah penampilan yang aman, tidak akanmenyerang dan tidak ada aka nada yang dikonsentrasikan selain wajah anda yang meruapakan apa yang anda ingin agar dipandang oleh orang lain.
3. Suara anda, citra komunikasi anda.
Suara anda memikirkan bunyi suara (volume, nada, kecepatan, kepasihan dan resonansi) sewaktu anda berbicara. Kaidahnya adalah belajar menggunakan bahasa itu benar dan berlatihj mengucapkan sehingga anada dapat dimengerti oleh orang lain untuk tidak dapat dimengerti oleh orang lain atau secara pribadi mulailah mempelajari kaidah bahasa yang baik, baca majalah dan buku yang baik. Ada hal lain tak kalah penting adalah isi pembicaraan anda, bila anda engetahui apa yang anda ingin katakana, berlatihlah untuk mengatakannya. Ulangi dihadapan teman, cermin atau dalam benak anda. Dan disela-sela berbicara, belajarlah untuk mendengarkan untuk menyerap apa yang dikatakan orang lain. Atau dengarkan, pikirkan baik-baik apa yang anda dengar, serap, ajukan pertanyaan, lalu beri respon terhadap apa yang anda dengar.
4. Bahasa tubuh.
Tubuh anda bahasa diam yang paling mudah ditafsirkan orang lain. Tubuh anda juga menriakan pesannya dengan cara anda sendiri, duduk, mencondongkan badan kedapan untuk mendengarkan, mengankat bahu, bersedekap, melakuakn gerkaan isyarat sewaktu berbicara, merosot dikursi anda dan berjalan masuk atau keluar ruangan. Anda juga memproyeksikan diri anda kedlaam perjumpaan dengan langkah maju, mengakat dagu, mengadkaan kontak mata, menjulurkan tangan dan tersenyum.
Disiplinkan hidup anda.
Ada beberapa pedoman penting yang dikemukakan oleh Bobby Linkemer (1990:89) untuk mendisiplinkan hidup anda ada beberap aturan yaitu :
* Jaga agar atena anda tetap mencuat
* Olah informasi yang anda tangkap
* Evaluasinya situasinya dan perasaan anda secara konsisten dan terus menerus
* Apapun pekerjaan yang anda miliki, asalkan anda mempunyainya, berikan upaya anda 110 persen kepadanya.
* Perhatikan tujuan anda dan bertindak seolah anda sudah mencapainya.
* Pelajari aturan perusahaan atau departemen anda dan patuhi aturan tersebut.
* Bila merasa bimbang, mainkan dengan cara konservatif – dalam semua cara.
Lebih mendalam lagi David J Schwartz (1996) dalam bukunya „The Magic of Thingking Big” merangkaikan beberapa hal untuk peningkatan kualitas citra pribadi seseorang antara lain :
1. Percaya anda dapat berhasil, maka andapun akan benar-benar berhasil (Berpikir sukses, jangan berpikir gagal; ingatkan diri anda secara teratur bahwa anda lebih baik daripada yang anda kira; percaya besar).
2. Sembuhkan diri anda dari dalih, penyakit kegagalan.
3. Bangun kepercayaan dan hancurkan ketakutan (depositokan hanya pikiran positif dalam bank ingatan anda, miliki paandangan seimbang mengenai orang lain, kembangkan sikap penuh pengertian, duduklah selalu dikursi yang paling depan, biasakan mengadkaan kontak mata, berjalan 25 % lebih cepat, tersenyum lebar)
4. Ingat berpikir besar selalu memberikan imbalan (jangan mengidap kompleks imperioritas, gunakan kosakata pemikir besar, bentangkan visi anda, dapatkan pandangan besar mengenai pekerjaan anda dan jangan berpikir tentang hal-hal yang sepele)
5. Bagaimanakah berfikir dan bermimpi secara kreatif (percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan, jangan biarkan tradisi melumpuhkan pikiran anda, bertanyalah pada diri sendiri setiap hari : ”bagaimanakah saya dapat bekerja dengan lebih baik?”, bertanyalah pada diri sendiri, :bagaimanakah saya dapat bekerja lebih banyak?”, praktikan bertanya dan mendengarkan dan bentangkan pikiran anda)
6. Anda adalah apa yang anda pikirkan mengenai diri anda (tampil penting – ini membantu anda berpikir penting, berpikirlah pekerjaan anda penting, beri diri anda percakapan pendek pemberi semangat beberapa kali sehari, didalam semua situasi kehidupan bertanyalah pada diri sendiri : ”apakah ini cara orang penting berpikir?”)
7. Atur lingkungan anda, gunakan selalu kelas satu (sadarlah akan lingkungan, buat lingkungan anda bekerja anda, jangan biarkan orang berpikiran kecil menahan anda, dapatkan nasihat anda dari orang yang berhasil, singkirkan racun pikiran kelaur dari lingkungan anda dan gunakan segalanya yang kelas satu)
8. Jadikan sikap anda sekutu anda (tumbuhkan sikap saya aktif : gali lebih dalam, bersemangaatlah dalam segalanya mnegenai anda, siarkan berita baik; tumbhkan sikap ”anda orang penting”, Tumbuhkan sikap utamakan pelayanan)
9. Berpikir benar tentang orang lain (jadikan diri anda lebih ringan untuk diangkat, ambil inisiatif dalam membina persahabatan, terima perbedaan dan keterbatasan manusia, setel saluran pikiran baik, praktekan kemurahan hati dalam bercakap, praktikan kebaikan hati selalu, jangan menyalahkan orang lain jika anda mengalami kemunduran)
10. Tumbuhkan kebiasaan bertindak (jadilah aktivasionist,jangan menunggu hingga keadaanya sempurna,ingat – gagasan saja tidak akan memberikan keberhasilan,gunakan tindakan untuk menghilangkan ketakutan dan mendapatkan kepercayaan diri,mulai mesinmental anda secara mekanis,berpikir dalam pengertian sekarang, segegralah bertindak, ambil inisiatif)
11. Bagaimana mengubah kekalahan menjadi kemenangan (pelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan, miliki keberanian untuk jadi kritikus diri sendiri secara konstruktif, berhenti menyalahkan nasib, gabungkan ketekunan dengan eksperimen, ingatlah ada sisi baik dalam setiap situasi)
12. Gunakan tujuan untuk membantu anda bertumbuh (tetapkan secara jelas kemana anda ingin pergi, tulis rencana 10 tahun anda, turuti keinginan anda, biarkan tujuan utama anda menjadi pedoman otomatis anda, capailah tujuan anda satu langkah demi langkah, kembangkan tujuan 30 hari, ambil jalan memutar dalam langkah anda, lakukan investasi dalam diri anda)
13. bagaimanakah berfikir seperti pemimpin (bertukar pikiranlah dengan orang-orang yang ingin anda pengaruhi, terapkan kaidah manusiawi dalam berusrusan dengan orang lain, berpikirlah maju – percayalah akan kemajuan, mendesakalah untuk maju, luangkan waktu untuk berunding dengan diri sendiri)
Selasa, 06 Maret 2012
kehidupan yang semakin kejam
disini dan di tempat ini yaitu di negara indonesia.disini dilahirkan dan disini di besarkan,dimna w melakukan pa saja aktifitas aktifitas seharian,,.
Dari berangkat kuliah ,bisnis ,mkan,dll.
terutama di bisnis ,msi bnyk kendla yang w jalanin ini di mulai dri modal,modal w cari dri mna kmna
Dari berangkat kuliah ,bisnis ,mkan,dll.
terutama di bisnis ,msi bnyk kendla yang w jalanin ini di mulai dri modal,modal w cari dri mna kmna
Jumat, 02 Maret 2012
Perkembangan Perbankan Indonesia Tahun 1990-2010
Nama : Bayu Saputra
NPM : 15209996
Kelas : 3EA16
Perkembangan Perbankan Indonesia
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Sejarah Perbankan
Dalam sejarahnya kegiatan perbankan dikenal mulai dari zaman Babilonia. Kegiatan perbankan ini kemudian berkembang ke zaman Yunasni kuno serta Romawi kuno. Pada saat itu kegiatan utama bank hanyalah sebagai tempat menukar uang oleh para pedagang antar kerajaan. Perkembangan perbankan di Indonesia juga tidak terlepas dari era zaman penjajahan Hindia Belanda tempo dulu.
B. Sejarah Perbankan di Indonesia
Memasuki tahun 1990-an BI mengeluarkan paket kebijakan yang berisi ketentuan yang mewajibkan bank berhati-hati dalam pengelolaannya. Pada 1992 dikeluarkan UU Perbankan menggantikan UU No. 14/1967. Sejak saat itu, terjadi perubahan dalam klasifikasi jenis bank, yaitu bank umum dan BPR. Berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tersebut diatur kembali struktur perbankan, ruang lingkup kegiatan, syarat pendirian, peningkatan perlindungan dana masyarakat dengan jalan menerapkan prinsip kehati-hatian dan memenuhi persyaratan tingkat kesehatan bank, serta peningkatan profesionalisme para pelakunya. Dengan undang-undang tersebut juga ditetapkan penataan badan hukum bank-bank pemerintah, landasan kegiatan usaha bank berdasarkan prinsip bagi hasil (syariah), serta sanksi sanksi ancaman pidana terhadap yang melakukan pelanggaran ketentuan perbankan. Krisis Finansial terjadi pada Juli 1997 di Thailand yang mempengaruhi mata uang, bursa saham dan harga aset lainnya di beberapa negara Asia. Peristiwa ini disebut krisis moneter (krismon) di Indonesia. Indonesia, Korea Selatan, dan Thailand adalah negara yang paling parah terkena dampak krisis ini.Pada Juni 1997, Indonesia terlihat jauh dari krisis. Tidak seperti Thailand, Indonesia memiliki inflasi yang rendah, perdagangan surplus lebih dari 900 juta dolar, persediaan mata uang luar yang besar, lebih dari 20 miliar dolar, dan sektor bank yang baik.Tapi banyak perusahaan Indonesia yang meminjam dolar AS. Pada tahun berikut, ketika rupiah menguat terhadap dolar, praktisi ini telah bekerja baik untuk perusahaan tersebut level efektifitas hutang mereka dan biaya finansial telah berkurang pada saat harga mata uang lokal meningkat.Pada Juli, Thailand megambangkan baht, Otoritas Moneter Indonesia melebarkan jalur perdagangan dari 8 persen ke 12 persen. Rupiah mulai terserang kuat di Agustus. Pada 14 Agustus 1997, pertukaran floating teratur ditukar dengan pertukaran floating-bebas. Rupiah jatuh lebih dalam. IMF datang dengan paket bantuan 23 miliar dolar, tapi rupiah jatuh lebih dalam lagi karena ketakutan dari hutang perusahaan, penjualan rupiah, permintaan dolar yang kuat. Rupiah dan Bursa Saham Jakarta menyentuh titik terendah pada bulan September. Moody’s menurunkan hutang jangka panjang Indonesia menjadi “junk bond”.Meskipun krisis rupiah dimulai pada Juli dan Agustus, krisis ini menguat pada November ketika efek dari devaluasi di musim panas muncul pada neraca perusahaan. Perusahaan yang meminjam dalam dolar harus menghadapi biaya yang lebih besar yang disebabkan oleh penurunan rupiah, dan banyak yang bereaksi dengan membeli dolar, yaitu: menjual rupiah, menurunkan harga rupiah lebih jauh lagi.Inflasi rupiah dan peningkatan besar harga bahan makanan menimbulkan kekacauan di negara ini. Pada Februari 1998, Presiden Suharto memecat Gubernur Bank Indonesia, tapi ini tidak cukup. Suharto dipaksa mundur pada pertengahan 1998 dan B.J Habibie menjadi presiden. mulai dari sini krisis moneter indonesia memuncak.
BAB 2
PEMBAHASAN
A. Perkembangan Moneter Indonesia
* Tahun 1999
Pemerintah telah mengambil keputusan untuk melakukan likuidasi terhadap 38 bank pada Maret 1999 ini. Keputusan pemerintah pada 13 Maret 1999 tersebut juga menetapkan 9 bank yang tetap beroperasi dengan mengikuti rekapitalisasi dan 7 bank yang diambil alih pemerintah serta 73 bank yang tetap beroperasi tanpa rekapitalisasi. Langkah mendasar dalam rangka penyehatan perbankan tersebut masih menghadapi iklim usaha yang kurang sehat seperti tingkat suku bunga deposito yang lebih tinggi daripada suku bunga kredit (negative spread). Suku bunga antar-bank juga relatif tinggi sekitar 37 persen untuk overnite pada akhir Maret 1999, yang mengindikasikan ketatnya kondisi likuiditas perbankan.
Berdasarkan laporan mingguan dari Bank Indonesia (BI), menurunnya jumlah uang kartal pada minggu III Maret 1999 sebesar Rp 1,4 triliun dari posisi minggu II Maret 1999 mengindikasikan kembali tenangnya masyarakat setelah proses restrukturisasi perbankan diumumkan pemerintah. Sementara itu, perkembangan besaran moneter yang lain hingga akhir Maret 1999 menunjukkan posisi aktiva domestik bersih maupun cadangan devisa bersih berada pada tingkat memenuhi adjusted target yang ditetapkan oleh IMF.
Sedangkan dari laporan harian BI, transaksi devisa bank Indonesia menunjukkan surplus sebesar 9,3 juta USD dalam bulan Maret 1999. Posisi surplus ini tercapai berkat penerimaan devisa dari ekspor sebesar 134,8 juta USD, sementara penjualan devisa tercatat sebesar 125,5 juta USD. Dengan perkembangan ini diperkirakan cadangan devisa netto di akhir bulan Maret akan sedikit di atas 14,51 milliar USD yang tercatat pada minggu III Maret 1999.
* Tahun 2009-2010
Perkembangan berbagai indikator ekonomi menjelang akhir tahun 2009 ditandai oleh terus berlanjutnya perbaikan kondisi makro ekonomi Indonesia. Perbaikan tersebut ditopang oleh meningkatnya optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik dan global, serta terjaganya kestabilan makro ekonomi domestik. Pertumbuhan ekonomi tahun 2009 diprakirakan tumbuh 4,3%, inflasi tercatat sebesar 2,78%, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mencatat surplus, dan nilai tukar secara point-to-point menguat sebesar 15,65% dibandingkan dengan tahun lalu. Di tengah-tengah krisis global, berbagai kinerja yang cukup positif tersebut tidak terlepas dari daya tahan permintaan domestik yang kuat, sektor perbankan yang tetap sehat dan stabil, ekspektasi pemulihan ekonomi global yang semakin optimis, serta respons kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif dalam mendukung terjaganya perekonomian domestik. Di sisi domestik, konsumsi rumah tangga masih tumbuh pada level tinggi, didorong oleh stabilnya daya beli masyarakat serta keyakinan konsumen yang masih terjaga. Membaiknya ekspor dan tetap tingginya konsumsi mendorong optimisme pelaku usaha untuk meningkatkan investasi, terutama sejak pertengahan tahun 2009. Pada triwulan IV-2009, investasi diperkirakan tumbuh lebih tinggi yang tercermin antara lain pada peningkatan konsumsi semen dan perbaikan pertumbuhan impor barang modal. Dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian tersebut, pertumbuhan ekonomi secara tahunan di kuartal IV-2009 diperkirakan akan mencapai sebesar 4,4%. Secara keseluruhan tahun 2009, perekonomian diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,3%.
Kebijakan moneter Bank Indonesia untuk mencapai sasaran inflasi sebesar 5±1% di tahun 2010 akan didukung oleh implementasi serangkai langkah kebijakan. Di sisi operasional, fokus kebijakan diarahkan untuk meningkatkan efektifitas transmisi kebijakan moneter, mengelola ekses likuiditas perbankan, dan menjaga volatilitas nilai tukar dalam rangka terjaganya ekspektasi inflasi masyarakat. Di sisi struktural, upaya koordinasi dengan Pemerintah akan ditingkatkan untuk memitigasi dampak struktural inflasi yang bersumber dari masalah distribusi, tata niaga, dan struktur pasar komoditas bahan pokok. Untuk itu, Tim Pengendalian Inflasi yang merupakan tim lintas departemen yang terkait dengan pengendalian inflasi akan terus diefektifkan baik di pusat maupun di daerah.
Dengan mempertimbangkan bahwa tingkat BI Rate 6,5% masih konsisten dengan sasaran inflasi tahun 2010 sebesar 5% ±1% dan arah kebijakan moneter saat ini juga dipandang masih kondusif bagi proses pemulihan perekonomian dan berlangsungnya intermediasi perbankan, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 6 Januari 2010 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 6,5% dengan koridor suku bunga yang juga tetap sebesar +/-50 bps di sekitar BI Rate, yaitu suku bunga repo sebesar 7% dan suku bunga FASBI sebesar 6%.
BAB 3
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kondisi perbankan di Indonesia semakin membaik meski tekanan krisis keuangan global semakin terasa. Hal tersebut terlihat dari berkurangnya keketatan likuiditas perbankan dan tumbuhnya total kredit perbankan. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Mulyaman D Hadad mengatakan, berdasarkan data perkembangan terakhir, keketatan likuiditas sudah berkurang. Dalam 2 bulan terakhir likuiditas mulai berkurang, tapi masih menjadi perhatian. Bertambahnya likuiditas perbankan tersebut karena ada pelonggaran ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) dan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), sedangkan total kredit tahun per tahun tumbuh 37,1 persen.Pejabat senior IMF Perwakilan Indonesia Milan Zavadjil juga menyatakan bahwa sistem perbankan di Indonesia mulai kuat dan memiliki modal serta kinerja bagus yang tercipta karena membaiknya sistem pengawasan perbankan. Zavadjil yang dikutip dari keterangan pers di website IMF menyebutkan kinerja perekonomian Indonesia secara umum sangat baik dalam 10 tahun terakhir dengan memperbaiki makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan terutama di sektor fiskal dan kebijakan moneter. Pernyataan ini sengaja dikeluarkan untuk meluruskan pemberitaan yang keliru oleh media-media di Indonesia mengenai penilaian atas ekonomi Indonesia dalam laporan IMF mengenai kondisi stabilitas sistem keuangan Indonesia yang dipublikasikan beberapa waktu lalu.
DAFTAR PUSTAKA
http://m.bi.go.id/web/id/Publikasi/Kebijakan+Moneter/Tinjauan+Kebijakan+Moneter/TKM_0110.htm
http://www.bappenas.go.id/node/45/723/perkembangan-moneter-/
http://id.wikipedia.org/wiki/Krisis_finansial_Asia_1997#Indonesia
http://ita3handayani.blogspot.com/2011/03/perkembangan-perbankan-di-indonesia.html?m=1
NPM : 15209996
Kelas : 3EA16
Perkembangan Perbankan Indonesia
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Sejarah Perbankan
Dalam sejarahnya kegiatan perbankan dikenal mulai dari zaman Babilonia. Kegiatan perbankan ini kemudian berkembang ke zaman Yunasni kuno serta Romawi kuno. Pada saat itu kegiatan utama bank hanyalah sebagai tempat menukar uang oleh para pedagang antar kerajaan. Perkembangan perbankan di Indonesia juga tidak terlepas dari era zaman penjajahan Hindia Belanda tempo dulu.
B. Sejarah Perbankan di Indonesia
Memasuki tahun 1990-an BI mengeluarkan paket kebijakan yang berisi ketentuan yang mewajibkan bank berhati-hati dalam pengelolaannya. Pada 1992 dikeluarkan UU Perbankan menggantikan UU No. 14/1967. Sejak saat itu, terjadi perubahan dalam klasifikasi jenis bank, yaitu bank umum dan BPR. Berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tersebut diatur kembali struktur perbankan, ruang lingkup kegiatan, syarat pendirian, peningkatan perlindungan dana masyarakat dengan jalan menerapkan prinsip kehati-hatian dan memenuhi persyaratan tingkat kesehatan bank, serta peningkatan profesionalisme para pelakunya. Dengan undang-undang tersebut juga ditetapkan penataan badan hukum bank-bank pemerintah, landasan kegiatan usaha bank berdasarkan prinsip bagi hasil (syariah), serta sanksi sanksi ancaman pidana terhadap yang melakukan pelanggaran ketentuan perbankan. Krisis Finansial terjadi pada Juli 1997 di Thailand yang mempengaruhi mata uang, bursa saham dan harga aset lainnya di beberapa negara Asia. Peristiwa ini disebut krisis moneter (krismon) di Indonesia. Indonesia, Korea Selatan, dan Thailand adalah negara yang paling parah terkena dampak krisis ini.Pada Juni 1997, Indonesia terlihat jauh dari krisis. Tidak seperti Thailand, Indonesia memiliki inflasi yang rendah, perdagangan surplus lebih dari 900 juta dolar, persediaan mata uang luar yang besar, lebih dari 20 miliar dolar, dan sektor bank yang baik.Tapi banyak perusahaan Indonesia yang meminjam dolar AS. Pada tahun berikut, ketika rupiah menguat terhadap dolar, praktisi ini telah bekerja baik untuk perusahaan tersebut level efektifitas hutang mereka dan biaya finansial telah berkurang pada saat harga mata uang lokal meningkat.Pada Juli, Thailand megambangkan baht, Otoritas Moneter Indonesia melebarkan jalur perdagangan dari 8 persen ke 12 persen. Rupiah mulai terserang kuat di Agustus. Pada 14 Agustus 1997, pertukaran floating teratur ditukar dengan pertukaran floating-bebas. Rupiah jatuh lebih dalam. IMF datang dengan paket bantuan 23 miliar dolar, tapi rupiah jatuh lebih dalam lagi karena ketakutan dari hutang perusahaan, penjualan rupiah, permintaan dolar yang kuat. Rupiah dan Bursa Saham Jakarta menyentuh titik terendah pada bulan September. Moody’s menurunkan hutang jangka panjang Indonesia menjadi “junk bond”.Meskipun krisis rupiah dimulai pada Juli dan Agustus, krisis ini menguat pada November ketika efek dari devaluasi di musim panas muncul pada neraca perusahaan. Perusahaan yang meminjam dalam dolar harus menghadapi biaya yang lebih besar yang disebabkan oleh penurunan rupiah, dan banyak yang bereaksi dengan membeli dolar, yaitu: menjual rupiah, menurunkan harga rupiah lebih jauh lagi.Inflasi rupiah dan peningkatan besar harga bahan makanan menimbulkan kekacauan di negara ini. Pada Februari 1998, Presiden Suharto memecat Gubernur Bank Indonesia, tapi ini tidak cukup. Suharto dipaksa mundur pada pertengahan 1998 dan B.J Habibie menjadi presiden. mulai dari sini krisis moneter indonesia memuncak.
BAB 2
PEMBAHASAN
A. Perkembangan Moneter Indonesia
* Tahun 1999
Pemerintah telah mengambil keputusan untuk melakukan likuidasi terhadap 38 bank pada Maret 1999 ini. Keputusan pemerintah pada 13 Maret 1999 tersebut juga menetapkan 9 bank yang tetap beroperasi dengan mengikuti rekapitalisasi dan 7 bank yang diambil alih pemerintah serta 73 bank yang tetap beroperasi tanpa rekapitalisasi. Langkah mendasar dalam rangka penyehatan perbankan tersebut masih menghadapi iklim usaha yang kurang sehat seperti tingkat suku bunga deposito yang lebih tinggi daripada suku bunga kredit (negative spread). Suku bunga antar-bank juga relatif tinggi sekitar 37 persen untuk overnite pada akhir Maret 1999, yang mengindikasikan ketatnya kondisi likuiditas perbankan.
Berdasarkan laporan mingguan dari Bank Indonesia (BI), menurunnya jumlah uang kartal pada minggu III Maret 1999 sebesar Rp 1,4 triliun dari posisi minggu II Maret 1999 mengindikasikan kembali tenangnya masyarakat setelah proses restrukturisasi perbankan diumumkan pemerintah. Sementara itu, perkembangan besaran moneter yang lain hingga akhir Maret 1999 menunjukkan posisi aktiva domestik bersih maupun cadangan devisa bersih berada pada tingkat memenuhi adjusted target yang ditetapkan oleh IMF.
Sedangkan dari laporan harian BI, transaksi devisa bank Indonesia menunjukkan surplus sebesar 9,3 juta USD dalam bulan Maret 1999. Posisi surplus ini tercapai berkat penerimaan devisa dari ekspor sebesar 134,8 juta USD, sementara penjualan devisa tercatat sebesar 125,5 juta USD. Dengan perkembangan ini diperkirakan cadangan devisa netto di akhir bulan Maret akan sedikit di atas 14,51 milliar USD yang tercatat pada minggu III Maret 1999.
* Tahun 2009-2010
Perkembangan berbagai indikator ekonomi menjelang akhir tahun 2009 ditandai oleh terus berlanjutnya perbaikan kondisi makro ekonomi Indonesia. Perbaikan tersebut ditopang oleh meningkatnya optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik dan global, serta terjaganya kestabilan makro ekonomi domestik. Pertumbuhan ekonomi tahun 2009 diprakirakan tumbuh 4,3%, inflasi tercatat sebesar 2,78%, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mencatat surplus, dan nilai tukar secara point-to-point menguat sebesar 15,65% dibandingkan dengan tahun lalu. Di tengah-tengah krisis global, berbagai kinerja yang cukup positif tersebut tidak terlepas dari daya tahan permintaan domestik yang kuat, sektor perbankan yang tetap sehat dan stabil, ekspektasi pemulihan ekonomi global yang semakin optimis, serta respons kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif dalam mendukung terjaganya perekonomian domestik. Di sisi domestik, konsumsi rumah tangga masih tumbuh pada level tinggi, didorong oleh stabilnya daya beli masyarakat serta keyakinan konsumen yang masih terjaga. Membaiknya ekspor dan tetap tingginya konsumsi mendorong optimisme pelaku usaha untuk meningkatkan investasi, terutama sejak pertengahan tahun 2009. Pada triwulan IV-2009, investasi diperkirakan tumbuh lebih tinggi yang tercermin antara lain pada peningkatan konsumsi semen dan perbaikan pertumbuhan impor barang modal. Dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian tersebut, pertumbuhan ekonomi secara tahunan di kuartal IV-2009 diperkirakan akan mencapai sebesar 4,4%. Secara keseluruhan tahun 2009, perekonomian diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,3%.
Kebijakan moneter Bank Indonesia untuk mencapai sasaran inflasi sebesar 5±1% di tahun 2010 akan didukung oleh implementasi serangkai langkah kebijakan. Di sisi operasional, fokus kebijakan diarahkan untuk meningkatkan efektifitas transmisi kebijakan moneter, mengelola ekses likuiditas perbankan, dan menjaga volatilitas nilai tukar dalam rangka terjaganya ekspektasi inflasi masyarakat. Di sisi struktural, upaya koordinasi dengan Pemerintah akan ditingkatkan untuk memitigasi dampak struktural inflasi yang bersumber dari masalah distribusi, tata niaga, dan struktur pasar komoditas bahan pokok. Untuk itu, Tim Pengendalian Inflasi yang merupakan tim lintas departemen yang terkait dengan pengendalian inflasi akan terus diefektifkan baik di pusat maupun di daerah.
Dengan mempertimbangkan bahwa tingkat BI Rate 6,5% masih konsisten dengan sasaran inflasi tahun 2010 sebesar 5% ±1% dan arah kebijakan moneter saat ini juga dipandang masih kondusif bagi proses pemulihan perekonomian dan berlangsungnya intermediasi perbankan, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 6 Januari 2010 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 6,5% dengan koridor suku bunga yang juga tetap sebesar +/-50 bps di sekitar BI Rate, yaitu suku bunga repo sebesar 7% dan suku bunga FASBI sebesar 6%.
BAB 3
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kondisi perbankan di Indonesia semakin membaik meski tekanan krisis keuangan global semakin terasa. Hal tersebut terlihat dari berkurangnya keketatan likuiditas perbankan dan tumbuhnya total kredit perbankan. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Mulyaman D Hadad mengatakan, berdasarkan data perkembangan terakhir, keketatan likuiditas sudah berkurang. Dalam 2 bulan terakhir likuiditas mulai berkurang, tapi masih menjadi perhatian. Bertambahnya likuiditas perbankan tersebut karena ada pelonggaran ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) dan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), sedangkan total kredit tahun per tahun tumbuh 37,1 persen.Pejabat senior IMF Perwakilan Indonesia Milan Zavadjil juga menyatakan bahwa sistem perbankan di Indonesia mulai kuat dan memiliki modal serta kinerja bagus yang tercipta karena membaiknya sistem pengawasan perbankan. Zavadjil yang dikutip dari keterangan pers di website IMF menyebutkan kinerja perekonomian Indonesia secara umum sangat baik dalam 10 tahun terakhir dengan memperbaiki makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan terutama di sektor fiskal dan kebijakan moneter. Pernyataan ini sengaja dikeluarkan untuk meluruskan pemberitaan yang keliru oleh media-media di Indonesia mengenai penilaian atas ekonomi Indonesia dalam laporan IMF mengenai kondisi stabilitas sistem keuangan Indonesia yang dipublikasikan beberapa waktu lalu.
DAFTAR PUSTAKA
http://m.bi.go.id/web/id/Publikasi/Kebijakan+Moneter/Tinjauan+Kebijakan+Moneter/TKM_0110.htm
http://www.bappenas.go.id/node/45/723/perkembangan-moneter-/
http://id.wikipedia.org/wiki/Krisis_finansial_Asia_1997#Indonesia
http://ita3handayani.blogspot.com/2011/03/perkembangan-perbankan-di-indonesia.html?m=1
Langganan:
Postingan (Atom)